‪Great Mosque of Palembang‬

تعليقات حول - ‪Great Mosque of Palembang‬, ‪Palembang‬

المنطقة
أفضل الأماكن القريبة
المطاعم
278 على بُعد 5 كيلومترات
معالم الجذب
26 على بُعد 10 كيلومترات

4.5
208 تعليقات
ممتاز
‪103‬
جيد جدًا
‪77‬
متوسط
‪27‬
سيئ
‪1‬
سيئ جدًا
‪0‬

ironfika25
‪Prabumulih‬, إندونيسيا13 مساهمة
العائلة • نوفمبر 2019
‪Bangunan dalam masjid sangat cantik, penuh dgn ukiran² khas sumsel. Adem n tmp parkir yg memadai.
Klo ke palembang jgn lupa mampir ya ‬
كُتب بتاريخ 11 فبراير 2020
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

s12796
‪Alice Springs‬, أستراليا331 مساهمة
أغسطس 2019
‪Every mosque, mostly the major mosque of the city will have a special artistic design. It might be just another mosque for some, but at least it make a statement about the locals.‬
كُتب بتاريخ 4 فبراير 2020
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

www@Arjuna-michelle.com
‪Prabumulih‬, إندونيسيا37 مساهمة
أكتوبر 2019
‪Masjid ditengah kota Palembang, jadi tempat berkumpul dan beribadah orang-orang kota maupun pendatang yang kebetulan ke Palembang‬
كُتب بتاريخ 28 أكتوبر 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

Djoko Pramono
‪Serpong‬, إندونيسيا77 مساهمة
أكتوبر 2018
‪Masjid agung Palembang merupakan masjid yang cukup bersejarah peninggalan jaman Sultan Palembang Darussalam, masjidnya cukup megah dengan interior yg masih asli dan artistik. Parkir luas dan berada di pusat kota Palembang‬
كُتب بتاريخ 9 سبتمبر 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

Cahyadi Pakeh
جاكرتا, إندونيسيا279 مساهمة
بمفردك • أغسطس 2019
‪This is my second time praying in this grand and vintage mosque. I like both its exterior and interior design. You will find lots of wudhu area and many local food staller around to enjoy afterward‬
كُتب بتاريخ 16 أغسطس 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

sukartono
جاكرتا, إندونيسيا9 مساهمات
العائلة • يوليو 2019
‪Setiap pulang ke Palembang selalu menyempatkan Sholat di Masjid Agung Palembang yang Legendaris dan Bersejarah ini, meskipun saya Orang Solo dan beristrikan Wong Kito Palembang, rasanya selalu ada ketertarikan untuk memasuki Masjid Agung ini.. Ga arsitekturnya masih dipertahankan dibangunan Masjid yang lama‬
كُتب بتاريخ 6 أغسطس 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

Sandi
‪Palembang‬, إندونيسيا23 مساهمة
الأصدقاء • مارس 2019
‪Kemegahan masjid agung pal3mbang tidak diragukqn lagi dengan interior yg ciamik dan suasana yg adem m3mbuat ibada kita makin khusuk‬
كُتب بتاريخ 3 يوليو 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

dammer_thetraveler
جاكرتا, إندونيسيا3,566 مساهمة
رجال الأعمال • يونيو 2019
‪Terletak berdekatan dengan beberapa destinasi wisata terkenal seperti Jembatan Ampera, Benteng Kuto Besak, Museum SMB 2,dll. Jika anda menaiki LRT cukup turun di stasiun Ampera yang bercokol di dekat Bundaran Air Mancur Palembang persis di depan Masjid berwarna putih dengan arisitekur yang menampilkan perkawinan corak Nusantara, Eropa dan Tiongkok ini.‬
كُتب بتاريخ 18 يونيو 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

IftekharA-Sep2016
1,571 مساهمة
زوجان • أكتوبر 2018
‪I have see lots of mosques in Indonesia and the world, but this mosque is quite unique in its architecture. The mosque has a very nice blend of chinese design and its very fascinating to see the cultural mixture that pretty much defines the religious harmony in this country. Inside the mosque there is a beautiful chandelier. The women's entrance was separate. The area is clean and tidy and makes you feel very spiritual and peaceful. Loved it.‬
كُتب بتاريخ 14 مايو 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

Dondit T
7 مساهمات
العائلة • مايو 2019
‪SUMATERA SELATAN » KOTA PALEMBANG » BUKIT KECIL
ID Masjid : 01.5.06.12.11.000001
Luas Tanah : 15400 m2
Status Tanah : SHM
Tahun Berdiri : 1748
Daya Tampung Jamaah : 15.000
Fasilitas : Parkir, Taman, Tempat Penitipan Sepatu/Sandal, Aula Serba Guna, Kantor Sekretariat, Kamar Mandi/WC, Tempat Wudhu, Sarana Ibadah
Kegiatan : Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf, Menyelenggarakan Pengajian Rutin, Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar, Menyelenggarakan Kegiatan Hari Besar Islam, Menyelenggarakan Sholat Jumat, Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
No. ID MASJID
01.5.06.12.11.000001
PETA MASJID (+ perbesar layar peta)

MASJID AGUNG PALEMBANG

Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau biasa disebut Masjid Agung Palembang adalah sebuah masjid paling besar di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Masjid ini dipengaruhi oleh 3 arsitektur yakni Indonesia, China dan Eropa. Bentuk arsitektur Eropa terlihat dari pintu masuk di gedung baru masjid yang besar dan tinggi. Sedangkan arsitektur China dilihat dari masjid utama yang atapnya seperti kelenteng. Masjid ini dulunya adalah masjid terbesar di Indonesia selama beberapa tahun. Bentuk masjid yang ada sekarang adalah hasil renovasi tahun 2000 dan selesai tahun 2003.Megawati Soekarnoputri adalah orang yang meresmikan masjid raksasa Sumatera Selatan modern ini.

Masjid ini didirikan pada abad ke-18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikrama. Saat ini, Masjid Agung Palembang telah menjadi Masjid regional di kawasan ASEAN. Terletak di kawasan 19 Ilir, dimana merupakan salah satu Kampung Asli Palembang dan Arab yang telah lama didiami.

Masjid Agung Palembang merupakan salah satu warisan Kesultanan Palembang. Masjid ini dikenal sebagai pusat kota Palembang. Dibangun 1738-1748 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I yang juga dikenal sebagai Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Wikramo. Menutur beberapa orang masjid ini merupakan masjid terbesar di Indonesia pada zamannya.
Ketika pertama kali dibangun, istana ini meliputi lahan seluas 1.080 meter persegi (sekitar 0,26 hektar) dengan kapasitas 1.200 orang. lahan kemudian diperluas oleh Sayid Umar bin Muhammad Assegaf Altoha dan Sayid Achmad bin Syech Sahab dibawah pimpinan Pangeran Nataagama Karta Mangala Mustafa Ibnu Raden Kamaluddin.
Dari 1819-1821, renovasi dilakukan oleh pemerintah kolonial Belanda. Setelah itu, ekspansi lebih lanjut dilakukan pada tahun 1893, 1916, 1950, 1970, dan terakhir di tahun 1990-an. Selama ekspansi pada 1966-1969 oleh Yayasan Masjid Agung, lantai kedua dibangun dengan luas tanah 5.520 meter persegi dengan kapasitas 7.750 orang. Selama renovasi dan pembangunan di tahun 1970-an oleh Pertamina, menara masjid pun dibangun. Menara dengan gaya asli Cina tersebut masih dipertahankan sampai sekarang. Masjid ini sangat khas dengan tradisi Palembangnya. Sebagian besar kayu yang terdapat di arsitektur masjid memiliki ukiran khas Palembang yang disebut Lekeur.

Saat ini, bangunan asli masjid ini terletak di tengah bangunan baru, diresmikan oleh Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri.‬
كُتب بتاريخ 7 مايو 2019
يعبر هذا التعليق عن الرأي الشخصي لأحد أعضاء Tripadvisor ولا يعبر عن رأي شركة TripAdvisor LLC.

عرض نتائج 1-10 من أصل 208
هل هناك أي شيء مفقود أو غير دقيق؟
اقترح تعديلات لتحسين ما نعرضه.
تحسين هذا الإدراج